Simulasi Fisika: Peluruhan Radioaktif
Peluruhan Radioaktif & Waktu Paruh
Fisika IntiSifat Alami Peluruhan Spontan
Inti radioaktif tidak mengalami keausan mekanis atau penuaan biologis. Probabilitas sebuah inti radioaktif meluruh dalam 1 detik ke depan selalu bernilai tetap, tidak dapat dipercepat maupun diperlambat oleh pemanasan suhu ekstrem, tekanan ribuan atmosfer, maupun reaksi kimia.
Laju disintegrasi inti per satuan waktu berbanding lurus dengan jumlah inti aktif yang tersisa:
Di mana \(\lambda\) adalah konstanta peluruhan (fraksi peluang peluruhan per detik).
Hukum Eksponensial dan Penurunan Rumus Waktu Paruh
1. Persamaan Eksponensial Inti Tersisa
Melalui integrasi kalkulus dasar \(\int \frac{dN}{N} = -\lambda \int dt\), diperoleh:
Dengan \(N_0\) adalah jumlah inti awal saat \(t = 0\), dan \(N(t)\) adalah jumlah inti yang masih bertahan pada waktu \(t\).
2. Hubungan Konstanta Peluruhan (\(\lambda\)) dan Waktu Paruh (\(T_{1/2}\))
Waktu Paruh (\(T_{1/2}\)) adalah waktu yang dibutuhkan agar populasi inti berkurang menjadi tepat separuh (\(50\%\)) dari jumlah awalnya:
Dalam perhitungan praktis sekolah dan olimpiade, formula berbasis kelipatan waktu paruh sering digunakan:
Di mana \(n = \frac{t}{T_{1/2}}\) adalah banyaknya periode paruh waktu yang telah lewat.
3. Aktivitas Radiasi (\(A\))
Aktivitas radiasi menyatakan jumlah pancaran radiasi partikel per detik:
Satuan SI aktivitas adalah Becquerel (\(1\text{ Bq} = 1\text{ disintegrasi/detik}\)).
Tabel Degradasi Sampel terhadap Waktu Paruh
| Kelipatan Waktu Paruh (\(n\)) | Fraksi Sisa (\(N/N_0\)) | Persentase Inti Utuh | Persentase Inti yang Meluruh | Tersisa dari 400 Atom (Simulasi) |
|---|---|---|---|---|
| \(0 \cdot T_{1/2}\) | 1 | 100.0% | 0.0% | 400 atom |
| \(1 \cdot T_{1/2}\) | 1/2 | 50.0% | 50.0% | 200 atom |
| \(2 \cdot T_{1/2}\) | 1/4 | 25.0% | 75.0% | 100 atom |
| \(3 \cdot T_{1/2}\) | 1/8 | 12.5% | 87.5% | 50 atom |
| \(4 \cdot T_{1/2}\) | 1/16 | 6.25% | 93.75% | 25 atom |
| \(5 \cdot T_{1/2}\) | 1/32 | 3.125% | 96.875% | 12–13 atom |
Contoh Soal dan Pembahasan
Soal: Isotop Iodin-131 (\(^{131}\text{I}\)) yang biasa digunakan dalam terapi tiroid memiliki waktu paruh \(T_{1/2} = 8 \text{ hari}\). Sebuah rumah sakit menerima kiriman sampel dengan aktivitas awal \(A_0 = 160 \text{ MBq}\).
a) Berapakah persentase sampel yang tersisa setelah disimpan selama 24 hari?
b) Berapakah aktivitas radiasi sampel setelah 24 hari tersebut?
Penyelesaian:
a. Menghitung kelipatan waktu paruh (\(n\)):
Fraksi sisa sampel:
b. Menghitung aktivitas radiasi akhir (\(A\)):
💡 Pembuktian: Jalankan simulasi dengan opsi Iodin-131, setelah melewati 3 periode waktu paruh, metrik persentase inti tersisa akan berada di kisaran 12,5%!
Pertanyaan Umum (FAQ)
Mengapa grafik simulasi tidak selalu tepat di angka bulat pada detik ke-T½?
Karena pada skala atomik, peluruhan adalah proses acak kuantum murni. Rumus eksponensial matematis diturunkan untuk populasi raksasa (\(N > 10^{20}\) partikel). Pada sampel simulasi berskala ratusan partikel (\(N_0 = 400\)), fluktuasi statistik wajar terjadi, persis seperti melempar koin di dunia nyata.
Bagaimana prinsip Radiokarbon Dating (\(^{14}\text{C}\)) bekerja pada fosil purba?
Karbon-14 memiliki waktu paruh 5.730 tahun. Selama organisme hidup mengonsumsi karbon dari rantai makanan, rasio \(^{14}\text{C}\) terhadap \(^{12}\text{C}\) stabil. Saat organisme mati, suplai berhenti dan \(^{14}\text{C}\) mulai meluruh secara eksponensial. Mengukur rasio sisa \(^{14}\text{C}\) memungkinkan ilmuwan menentukan umur fosil hingga usia 50.000 tahun.